Fesyen

The Beauty of NTT – Jakarta Fashion Week 2020

Clarita Mawarni Salem, Putri Pariwisata Indonesia 2019 mendampingi Dekranasda Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Desainer Muda Berbakat NTT di ajang Jakarta Fashion Week 2020

Si Cantik Clarita Mawarni Salem, Putri Pariwisata Nusa Tenggara Timur (NTT) yang awal September 2019 lalu dinobatkan sebagai Putri Pariwisata Indonesia 2019, mendampingi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekanasdra) Provinsi Nusa Tenggara Timur serta para Desainer Muda Berbakat NTT yang tahun ini berkesempatan memperagakan berbagai koleksi karya terbaik mereka di panggung fesyen bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW) 2020 yang berlangsung di Senayan City Jakarta, 22-28 Oktober 2019.

Koleksi yang diperagakan di panggung Jakarta Fashion Week 2020 bertajuk “The Beauty of NTT” ini merupakan karya 7 desainer lokal yang semuanya berasal dari 7 Kabupaten mewakili pulau-pulau besar di Kepulauan Nusa Tenggara Timur, dari Flores, Sumba, Timor dan Lembata, khususnya dari Kabupaten Sumba Barat, Sumba Timur, Lembata, Sabu Raijua, Timor Tengah Selatan dan Belu. Desainer lokal ini sudah melewati rangkaian proses pembinaan oleh desainer nasional papan atas, Defrico Audy.

Ketua Dekranasda Provinsi Nusa Tenggara Timur, Julie Sutrisno Laiskodat menyampaikan “Ajang ini menjadi salah satu dari berbagai upaya kami dalam mempromosikan produk tenun Nusa Tenggara Timur dalam rangka perluasan pangsa pasar baik di dalam maupun luar negeri, serta meningkatkan kapasitas Dekranasda Kota dan Kabupaten di Nusa Tenggara Timur untuk peningkatan ekonomi daerah melalui produk tenun”.

Dengan total lima puluh look, karya desainer daerah asal Nusa Tenggara Timur ini semakin cantik berkat arahan dari desainer nasional Defrico Audy yang dengan giat memberikan pendampingan. “Tujuan kami melibatkan desainer nasional sebagai mentor adalah untuk menjadi pembelajaran bagi para desainer lokal serta pengrajin tenun agar bisa mengembangkan kreativitas baik desain maupun padu padan motif dan warna sehingga menjadi produk tenun unggulan dengan cita rasa global yang komersil namun tetap memiliki sentuhan khas Nusa Tenggara Timur.” ujar Julie.

Mengangkat tema Etnik Glamor yang menggunakan material dasar dari kain tenun Nusa Tenggara Timur namun dikombinasikan dengan bahan lainnya sehingga menghasilkan rangkaian koleksi gaun yang cantik dan anggun. Sesuai temanya yaitu Etnik Glamor, koleksi dari 7 desainer Nusa Tenggara Timur binaan Audy ini memiliki konsep etnik kontemporer namun bernuansa urban dengan sentuhan siluete gaun malam nan elegan.

Selain karya dari desainer binaannya, Audy, desainer yang pernah mendapatkan penghargaan sebagai The Best Evening Ethnic Dress di Bangkok, Thailand pada tahun 2006 silam ini juga menampilkan 20 look koleksinya. Dengan tema yang sama, Audy berharap dengan koleksi ini masyarakat semakin mengenali kain tenun Nusa Tenggara Timur beserta makna dan filosofi yang terkandung dari motifnya. “Konsepnya memang lebih ke urban dengan siluet cutting kekinian, namun tetap ada sentuhan kultur dan etnik kontemporer. Berhubung kain tenunnya sudah kaya akan motif, sehingga detilnya pun sangat minimalis, yaitu payet bambu untuk mempertegas motif kain” ujarnya.

Selain fesyen show, Dekranasda Provinsi Nusa Tenggara Timur juga memasarkan ratusan koleksi dan aksesoris di area Fashionlink Senayan City, selama Jakarta Fashion Week berlangsung yaitu 22 hingga 28 Oktober 2019. Disini kita bisa memilih ratusan koleksi dan aneka aksesoris berbahan tenun khas Nusa Tenggara Timur yang cantik dan sudah terkurasi dengan baik.


Still Photos: Jakarta Fashion Week 2020 & GCM GROUP  
Video : Didi S. – NihDia.com

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Copyright © 2019 NihDia.com - Jendela Industri Kreatif Indonesia. Theme by MVP Themes, powered by Wordpress.

To Top