CLEAR Jakarta International Java Jazz Festival Berlangsung Meriah

 

CLEAR Java Jazz Festival 2014

Perayaan edisi ke-10 (satu dekade) CLEAR Java Jazz Festival, berlangsung meriah dalam tiga hari penyelenggaraannya di JIExpo Kemayoran Jakarta (28 Februari,  1 – 2 Maret).

Java Festival Production (JFP) pimpinan Peter F. Gontha dan Dewi Gonta selaku penyelenggara didukung para sponsor dalam perayaan 10 tahun festival ini, berhasil memanjakan pengunjung CLEAR Jakarta International Java Jazz Festival 2014 dengan atmosfer festival yang spesial, unik dan menyegarkan lewat berbagai fasilitas, aktivitas, eksibisi dan suguhan live musik berkelas dari musisi-musisi jazz papan atas baik lokal maupun internasional  dengan 65 pertunjukan musik setiap harinya yang digelar dalam 17 panggung terpisah (outdoor dan indoor).

Sederetan musisi jazz internasional turut serta memeriahkan perayaan 10 tahun Java Jazz Festival dengan penampilan terbaik mereka. Dua penyayi jazz karismatik lintas generasi, Jamie Cullum dan Natalie Cole, mengisi dua slot spesial show di edisi ke-10 CLEAR Java Jazz ini dengan penampilan terbaik mereka yang memukau seluruh pengunjung CLEAR Hall JIExpo Kemayoran Jakarta di hari pertama (Jamie Cullum) dan hari terakhir (Natalie Cole). Seperti tahun-tahun sebelumnya, Maurice Brown, virtuoso jazz terompet asal Amerika peraih Grammy Award, kembali menghibur pengunjung lewat kolaborasinya dengan Indra Lesmana.

CLEAR Java Jazz Festival 2014 - Jamie Cullum

Jamie Cullum, penyanyi jazz karismatik asal Inggris, tampil memukau pengunjung yang memadati CLEAR Hall Java Jazz Festival 2014

Tidak berhenti sampai di situ, nama-nama besar musisi internasional lainnya seperti Allen Stone, Magnus Lindgren, Dave Koz, Incognito, Tom Braxton Tony Monaco, Eart Wind and Fire Experience, Tania Maria, Joey DeFrancesco Trio, India Arie, Sadao Watanabe, Ron King Big Band, Rick Braun, Snarky Puppy, Dirty Loops (Swedia), dan lain-lain, secara bergantian tampil memukau pengunjung CLEAR Java Jazz Festival 2014 dalam tiga hari penyelenggaraannya.

Musisi  tanah air yang tampil di edisi ke-10 CLEAR Java Jazz Festival seperti Krakatau Reunion, Agnez Mo, Ruth Sahanaya, 5 Wanita, Afgan Feat. Vina Panduwinata, BubuGiri, B3, Dian Pramana Poetra & Twilight Orchestra,  Dira Sugandi with Ron King Big Band Feat Ricky Leonardi, Duo Tohpati Budjana, Gilang Ramadhan with Adi Darmawan & Ivan Nestorman, Gugun Blues Shelter, Jamie Aditya, Joy Tobing, Maliq & D’Essentials, Marcell, Raisa, RAN, Tulus, dan lain-lain,  keseluruhan dihadirkan untuk memenuhi harapan dari seluruh pengunjung setia Java Jazz Festival yang dari tahun ke tahun selalu hadir menyaksikan pesta akbar musik jazz terbesar di dunia ini.

Kemeriahan pesta satu dekade Java Jazz Festival semakin lengkap dengan hadirnya Idol Group JKT48 dan P-Project Big Band yang begitu menghibur pengunjung CLEAR Java Jazz Festival 2014. Idol Group JKT48  (diwakili oleh 16  anggota Tim J),  tampil memukau pengunjung Java Jazz Festival dengan penampilan perdana mereka yang kompak, lincah dan energik membawakan lagu-lagu hits seperti “Musim Panas Sounds Good”, “Heavy Rotation”, “River”, “Fortune Cookie”, “Flying Get”, “Oogoe Diamond”, dan lain-lain. Sementara P-Project tampil menghibur pengunjung dengan lagu-lagu parodi yang menjadi ciri khas mereka dengan lirik yang menggelitik dan kerap membuat penonton terpingkal, namun disajikan dengan kualitas musik dan vokal yang prima.

CLEAR Java Jazz Festival 2014 - JKT48

Penampilan kompak dan energik dari Idol Group JKT48, turut memeriahkan perayaan satu dekade CLEAR Java Jazz Festival 2014

Sebelumnya dalam konferensi pers yang diadakan pada tanggal 26 Februari 2014 bertempat di Ruang Timor Hotel Borobudur Jakarta, Mari Elka Pangestu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), mengatakan bahwa musik merupakan salah satu industri penting dalam pengembangan industri kreatif dan Kementerian Parekraf sangat mendukung industri musik yang di tahun 2013 lalu industri ini menyumbangkan sekitar Rp 5,2 triliun untuk negara.

Beliau juga memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Jakarta International Java Jazz Festival yang dalam kurun waktu satu dekade berhasil membuat Indonesia lebih dikenal sekaligus meningkatkan citra Indonesia di mata internasional sebagai  negara di kawasan tropis dengan festival musik jazz terbesar di dunia.

“Bahkan beberapa musisi mancanegara pernah mengungkapkan rasa bangganya bisa tampil di Java Jazz Festival. Mereka sangat senang bisa berpartisipasi untuk tampil di Java Jazz Festival, karena sangat besarnya apresiasi yang didapatkan dari penonton Indonesia,”  tambah Marie Elka Pangestu.

CLEAR Java Jazz Festival 2014 - Press Conference

Suasana konferensi pers jelang perhelatan CLEAR Java Jazz Festival 2014 bertempat di Ruang Timor Hotel Borobudur Jakarta

Pada kesempatan konferensi pers tersebut Johan Lie selaku Senior Manager CLEAR juga menjelaskan bahwa pengunjung CLEAR Jakarta International Java Jazz Festival dapat menikmati suguhan musik segar dari Jamie Cullum, musisi jazz asal Inggris, yang tampil dalam Spesial Show di CLEAR Hall dengan penampilan yang berbeda dari sebelumnya.  Spesial show tersebut semakin menarik dengan pemanfaatan teknologi Fancam yang telah dipersiapkan CLEAR.

Teknologi Fancam ini hadir untuk pertama kalinya di Indonesia dan hanya ada di CLEAR Jakarta International Java Jazz Festival tahun ini.  Melalui CLEAR Java Jazz Fancam, pengunjung yang hadir di CLEAR Hall saat sedang menikmati lantunan musik Jamie Cullum dapat menemukan foto dirinya beserta orang-orang yang ia kenal sekaligus dapat berinteraksi satu sama lain. CLEAR Java Jazz Festival 2014 Fancam dapat diakses melalui Http://www.clear.co.id/fancam.

“CLEAR sebagai sponsor utama Java Jazz Festival 2014 ingin mengajak para pecinta musik tanah air yang hadir untuk dapat merasakan kesegaran dari berbagai aktivitas menarik kami, dan yang terpenting mereka dapat selalu tampil segar dan percaya diri dengan menggunakan CLEAR Superfresh Apple,” ungkap Johan Lie.

CLEAR Java Jazz Festival 2014 - Fancam #1

CLEAR Java Jazz Festival 2014 Fancam (Http://www.clear.co.id/fancam). Pada situs CLEAR Fancam ini, anda dapat memperbesar foto, rotasi 360 derajat, membuat tag, sekaligus berbagi foto ke berbagai situs jejaring sosial

CLEAR Java Jazz Festival 2014 - Fancam #2

Dengan menggeser tombol pembesaran / zoom pada situs CLEAR Fancam, foto wajah masing-masing pengunjung di seluruh area CLEAR Hall tampak sangat jelas

CLEAR Java Jazz Festival 2014 - Fancam #3

Bahkan wajah masing-masing pengunjung yang menyaksikan dari balkon (lantai 2 dan 3) CLEAR Hall pun masih tampak jelas

Selanjutnya Purnomo B. Sutadi selaku Vice Executive President Bank Negara Indonesia mengatakan bahwa BNI sangat bangga bisa mendukung Java Jazz Festival sejak tahun pertama diadakan. “Misi Java Jazz Festival yaitu ‘Bringing the World to Indonesia’ sejalan dengan Misi BNI yaitu ‘Bridging the World to Indonesia’. Untuk merayakan 10 tahun festival ini, BNI juga meluncurkan Tap Cash yang dapat dimanfaatkan pengunjung festival untuk pembayaran transaksi kuliner / merchandise secara cepat dan aman,” ungkap Purnomo B. Sutadi.

Semarak CLEAR Java Jazz Festival 2014

USAF Band the Pacific- Pacific Clave membuka festival hari pertama pada pukul 16.30 (Java Jazz stage). Dilanjutkan dengan Sadao Watanabe (Clear stage), RAN (BNI stage), Joy Tobing (Garuda Indonesia stage), dan musisi Filipina Sino Sikat yang tampil pada pukul 18.00 WIB.

Dewa Budjana Band tampil pukul 19.00 (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif stage) bersamaan dengan tampilnya Norman Brown (Tebs Hall) dan Richard Elliot (BNI Hall). Selanjutnya BubuGiri (First Media Stage) dan Ron King Big Band (Brava Esquire hall) tampil pada pukul 20.15, hampir bersamaan dengan Earth Wind & Fire (Clear Hall) pada pukul 20.30, Alien Stone (Simpati stage) pada pukul 21.45, dan disusul oleh Special Show dari Jamie Cullum pukul 23.00 WIB.

Selain itu program khusus lainnya pada hari pertama adalah kolaborasi antara Afgan dan Vina Panduwinata (Simpati stage) pada pukul 19.15, Gilang Ramadhan and friends di (Garuda Indonesia stage) pukul 20.00, Dutch Indonesian all Stars feat Lois Lane J. Manuhutu, Danjil (Garuda Indonesia stage) pada pukul 00.00, Indra Lesmana berkolaborasi dengan Maurice Brown (Brava Esquire Hall) pada pukul 22.45 dan masih banyak penampilan lainnya.

Jamie Cullum yang secara spontan naik ke atas piano dan bernyanyi dari sana membuat penonton berteriak histeris. Lewat lagu-lagunya Jamie mampu membuat penonton bergoyang, bernyanyi dan larut merayakan hari pertama 10 tahun Java Jazz Festival bersama.

“Penampilan Jamie Cullum di CLEAR Hall patut kita berikan pujian dengan musikalitasnya yang brilian dengan beragam alat musik yang ia mainkan. Penampilannya tersebut mampu memberikan kesegaran bagi gelaran musik jazz yang telah memasuki tahun ke sepuluh ini, dan CLEAR sebagai sponsor utama bangga dapat mempersembahkannya kepada para pecinta musik jazz tanah air,” ungkap Johan Lie, Senior Brand Manager CLEAR.

CLEAR Java Jazz Festival tidak hanya memberikan pertunjukan musik dan eksebisi, setiap tahun festival ini juga selalu memberikan penghargaan kepada para insan musik jazz terbaik. Pada hari kedua, pukul 18.35, diberikan penghargaan untuk kategori International Jazz Icon kepada Sadao Watanabe yang diserahkan langsung oleh Peter F. Gontha.  Penghargaan lainnya untuk kategori  Most Supportive Institution to Java Jazz Festival diberikan kepada BNI yang telah mendukung perhelatan Java Jazz Festival selama 10 tahun. Penghargaan ini diberikan di BNI Hall pada pukul 21.05 tepat sebelum penampilan Be3 dimulai.

Di hari berikutnya, pada pukul 16.00 Sanur Bali Jazz Project feat Damez (Java Jazz stage) dan Farah Band feat Lana Nitibaskara (Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif stagemembuka hari kedua edisi ke-10 Clear Jakarta International Java Jazz Festival. Di waktu bersamaan P Project Big Band (BNI Hall ), Musikimia (Tebs Hall), Gadis & Bazz (Brava Esquire Hall), menyambung keseruan perhelatan pada pukul  16.30.

Sore menjelang malam pada pukul 17.30, di waktu bersamaan tampil dua musisi asal Amerika Vincent Ingala & Gregg Karukas (BNI Hall) serta Mindi Abair (C1 Hall). Musisi jazz kenamaan Indonesia Idang Rasjidi tampil di Semeru Straight Ahead Jazz stage pada pukul 18.00, dilanjutkan oleh Krakatau Reunion (Clear Hall) pada pukul 18.15, dan Tulus (Garuda Indonesia Hall) 15 menit sesudahnya, dan Idol Group JKT48 pada pukul 19.30 (Java Jazz Stage).

Keberagaman musisi dari berbagai negara yang berpartisipasi di Clear Java Jazz Festival 2014 terlihat di awal malam dengan tampilnya Jonathan Butler asal Afrika Selatan (BNI Hall), Magnus Lindgren asal Swedia (Tebs Hall ), serta musisi senior asal Jepang Sadao Watanabe (Brava Esquire Hall) pada pukul 18.45.

Para musisi Brazil juga menunjukkan penampilan terbaik mereka. Tidak tanggung-tanggung, 4 pertunjukan musik dengan artis yang berbeda mengisi slot di  panggung khusus Brazilian Hall yang telah disiapkan Java Festival Production. Toni Barreto feat Marvio Ciribelli tampil pada pukul 17.30, dilanjutkan dengan Thais Motta & Marvio Ciribelli (19.30), Tania Maria (21.30), dan ditutup oleh The Bassanova of Paula Morelenbaum dengan special guest Jaquies Morelenbaum pada pukul 23.45.

Earth, Wind & Fire yang tampil memukau di hari pertama dengan improvisasi permainan brass section dan keyboardnya, di hari kedua kembali menampilkan keriuhan penonton di Clear Hall pada pukul 20.45. Sebelum itu Snarky Puppy hadir di BNI Hall pada pukul 20.00. Selanjutnya Be3 tampil memukau pengunjung yang memadati BNI Hall pada pukul 21.15, disusul kolaborasi ciamik Tom Braxton & Tony Monaco (Semeru Straight Ahead Jazz stage) pada pukul 21.30, serta Raisa di BNI Hall satu jam kemudian.

Berbagai kolaborasi antar musisi juga hadir di Clear Java Jazz Festival 2014. Beberapa diantaranya adalah Jazz Funk Soul feat J. Lorber and friends, Marcel feat Ricky Lionardi Big Band, Dutch Indonesian All Stars feat Lois Lane J. Manuhutu, Dira Sugandi feat Ron King Big Band, Indra Lesmana feat Maurice Brown, Kareem Suweileh & The Jazzy Quintet, program khusus Dance According to Jazz dari Barry Likumahuwa Project, dan masih banyak lagi.

Menjelang malam, secara bersamaan Summerhorns feat Dave Koz, Mindi Abair, Richard Elliot, Gerald Albright (BN I Hall), Dirty Loops (Tebs Hall), Norman Brown (Brava Esquire Hall), Sandy Winarta Trio (Acoustic), dan band blues kenamaan Indonesia, Gugun Blues Shelter (First Media stage) pada pukul 23.45. Festival hari kedua ditutup dengan Incognito (Clear Hall) yang tampil mulai pukul 23.15 hingga pukul 1.15 dini hari.

Di hari terakhir, Yamaha Music Project membuka perhelatan hari ketiga CLEAR Java Jazz Festival 2014 pada pukul 16.000 (Tebs Hall) bersamaan dengan penampilan Tritone (Lawu Accoustic), Galaxy Bigband (Java Jazz stage), Ron King Bigband (BNI Hall). Dilanjutkan dengan penampilan Dian Pramana Poetra dan Twilite Orchestra pada pukul 15.45 (Simpati Hall), Ruth Sahanaya pada pukul 16.45 (BNI Hall) bersamaan dengan penampilan Benny Mustafa (Semeru Straight Ahead Jazz stage), Snarky Puppy (Tebs Hall). Disusul dengan penampilan Agnes Mo yang membawakan berbagai lagu termasuk single hitnya “Coke Bottle” yang telah mendunia (Clear Hall).

Pada pukul 18.00, Adhie MS & Family menghibur pengunjung yang memadati Simpati stage, dilanjutkan dengan penampilan memukau musisi asal Brasil Tania Maria pada pukul 18.30 (Brazilian Hall), Allen Stone (BNI Hall), Jamie Aditya (Tebs Hall) serta disusul oleh special show Natalie Cole pada pukul 19.30 (Clear Hall) yang banyak ditunggu dan mendapat sambutan meriah pengunjung CLEAR Java Jazz Festival 2014.

Penampilan India Arie pada pukul 22.00 menghangatkan malam terakhir CLEAR Java Jazz Festival 2014, disusul oleh penampilan ESQI:EF pada pukul 22.00 (Garuda Indonesia Hall) bersamaan dengan penampilan khusus Tribute The Legendary Jazz Indonesia (Semeru Straight Ahead Jazz stage). Perhelatan hari terakhir Clear Java Jazz Festival 2014 ditutup oleh penampilan Sound of Soul Project pada pukul 22.30 (First Media stage).

 

Galeri Foto CLEAR Java Jazz Festival 2014


Foto: CLEAR Java Jazz Festival 2014, Didi S. – NihDia.com
Video (YouTube) : Didi. S – Nihdia.com
Sumber :  Perhelatan, Situs Resmi, Facebook, Twitter, Siaran Pers CLEAR Java Jazz Festival 2014

Didi Sutadi

Founder NihDia.com. Karir di bidang IT diawali sebagai programmer di sebuah perusahaan konsultan IT yang menggarap beberapa proyek bank pemerintah. Kemudian berlanjut sebagai senior IT di beberapa perusahaan manufacturing di Jakarta. Hobi dan ketertarikannya di bidang komputer dan programming, membuatnya tetap berkarya dengan mengembangkan beberapa permainan game komputer. Pada tahun 2002 & 2003 terpilih mewakili Indonesia pada ajang Asia Pacific ICT Awards untuk kategori "Entertainment Application". Sejak tahun 2007 merintis usaha di bidang IT & Multimedia, Web Development dan Graphic Communication.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*