Semarak Djarum Super Mild Java Jazz Festival

Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2013 - Entrance Gate

Pengunjung di depan pintu masuk Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2013, JIExpo Kemayoran Jakarta. Pesta akbar musik jazz ini berlangsung  tanggal 1 – 3 Maret 2013

Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2013 kembali menghadirkan semarak pesta musik  jazz dengan atmosfer yang menakjubkan bukan saja bagi pengunjung dan komunitas jazz yang hadir, namun juga bagi musisi dan seluruh insan kreatif yang terlibat di dalamnya.

Dalam tiga hari penyelenggaraannya, seluruh ruang pertunjukan Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2013  sarat dengan harmoni yang tercipta dari musik yang dimainkan para musisi di atas panggung serta interaksi dan partisipasi aktif  seluruh pengunjung yang hadir. Festival musik kebanggaan Indonesia ini, berhasil membawa pesan “Sing Out Loud – Jazz Up The World”.

Java Festival Production (JFP) pimpinan Peter F. Gontha dan Dewi Gontha selaku penyelenggara festival musik jazz terbesar di dunia yang telah memasuki tahun ke-9 penyelenggaraannya ini, benar-benar memanjakan pengunjung Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival dengan menghadirkan  44 musisi  internasional dan 109 musisi lokal dengan total sekitar 65-67 pertunjukan musik setiap harinya  yang digelar dalam 17 panggung terpisah (outdoor maupun indoor stage).

Dalam jumpa pers  jelang perhelatan akbar musik jazz ini, Peter F. Gontha menjelaskan bahwa Java Jazz Festival selama ini telah disiarkan secara  live streaming ke seluruh dunia melalui YouTube bekerjasama dengan First Media. Dan  yang membanggakan adalah Java Jazz Festival merupakan satu event live terbesar ke-4 di dunia yang disiarkan.  Adapun streaming hits terbesar adalah saat siaran pelantikan Presiden AS Obama, disusul oleh siaran perayaan Hari Ulang Tahun Oprah Winfrey. Boleh dibilang Java Jazz Festival saat ini dapat disandingkan dengan berbagai event besar dunia lainnya, suatu prestasi yang mengharumkan nama Indonesia di kancah musik dunia.

“Kadang orang asing hanya melihat hal-hal negatif saja dari Indonesia. Tugas kita sebagai anak bangsa untuk menunjukkan kepada mereka bahwa Indonesia pun mampu berprestasi menyelenggarakan festival musik internasional berskala besar,” ungkap Peter F. Gontha bersemangat.

Lebih lanjut Peter F. Gontha menambahkan bahwa tahun ini Java Jazz Festival banyak menampilkan pertunjukan spesial dari artis-artis mancanegara seperti Jepang, Singapura, Malaysia, Thailand, India, Meksiko, Argentina, Kuba, selain tentunya penampilan dari artis-artis jazz papan atas asal Amerika Serikat, Eropa dan Indonesia. Menurut Peter, pihaknya banyak menerima permintaan artis-artis dari negara-negara tersebut untuk tampil pada Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2013. Ini tentu saja menggembirakan karena Java Jazz Festival telah menjadi salah satu agenda musik yang banyak diminati oleh musisi-musisi internasional.

Java Jazz 2013 - Press Conference

Konferensi Pers jelang Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2013

Seperti halnya tahun lalu, Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2013 kembali menghadirkan Maurice Brown, virtuoso jazz terompet peraih Grammy Award 2012. Selain itu tampil pula sederetan panjang musisi, maestro dan legenda musik  internasional seperti Joss Stone, Lisa Stansfield, Basia, Craig David, Jimmy Cliff, Phil Perry, Lee Ritenour, Clarke/Duke 4, Spyro Gyra dan Fourplay, New York Voices, Ron King Big Band, Jose James, Kaori Kobayashi, Noon.

Deretan musisi internasional lainnya yang juga tampil adalah Monday Michiru, Asian Jazz All Stars Power Quartet (Jeremy Monteiro, Eugene Pao, Tots Tolentino, Hong Chanutr Techatana-nan), Roberta Gambarini, The Souls Rebels, David Garfield, Diego Maroto (Mexico), Atilia, Balance & Traveling Sounds, Brian Simpson, Yannick Bovy, Roy Hargrove Quintet, Marcus Miller, ButterScotch, Miles Smiles, Mellow Motif (Thailand), David Helbock, Emily Elbert, Mara Shopie (Holland), Fried Pride, Lauren Kinhan, The Kenny Garret Quintet, Wouter Hamel, Magnus Lindgren, Earl Klugh Group feat Nelson Rangel, James Carter Organ Trio dan Jazz Orchestra of the Concertgebouw.

Berikut ini daftar lengkap musisi, maestro dan legenda musik Indonesia yang tampil di ajang Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2013 :

Menurut catatan NihDia.com, seluruh pertunjukan dari artis dan musisi Indonesia seperti Glenn Fredly, Dewi Sandra, RAN, Bubugiri, Andien, Raisa, Maliq & D’Essentials, Indra Lesmana, Barry Likumawuha Project (BLP), Dewa Bujana, dan lain-lain, mendapat sambutan meriah dan selalu dipenuhi pengunjung Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2013.  Dari tahun ke tahun, artis dan musisi Indonesia yang tampil di Java Jazz Festival juga semakin beragam dengan penguasaan teknik bermusik , olah vokal, dan aksi panggung yang tidak kalah dari musisi internasional.

Java Jazz 2013 - Antrian Pengunjung Pertunjukan Musik Dewi Sandra

Java Jazz 2013 – Antrian pengunjung yang akan menyaksikan pertunjukan musik Dewi Sandra

Pengunjung yang menyaksikan penampilan musisi Indonesia bukan saja para pencinta musik jazz dari tanah air, namun mereka juga datang dari berbagai negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Australia, Jepang, dan lain-lain. Hal ini membuktikan bahwa Indonesia mempunyai banyak artis dan musisi dengan talenta tinggi yang penampilannya sangat ditunggu oleh pencinta musik baik dalam maupun luar negeri.

Dengan kehadiran berbagai media baik dalam dan luar negeri, serta live streaming melalui YouTube ke seluruh dunia,  melalui Java Jazz Festival ini artis dan musisi Indonesia berkesempatan untuk menampilkan karya dan kreasi terbaik mereka kepada audience yang lebih luas lagi baik lokal maupun internasional. Selain itu mereka juga berkesempatan untuk tampil berkolaborasi dengan musisi internasional dalam satu panggung.

We Are The Music

Penonton merupakan salah satu unsur terpenting dari live performance. Banyak musisi mengatakan bahwa reaksi antusias penonton bagai ekstasi bagi musisi di atas panggung, mereka bagai kerasukan dan berimprovisasi sedemikian rupa menghasilkan musik yang bahkan tak pernah mereka pikirkan sebelumnya. Begitulah pentingnya penonton bagi musisi yang bermain live.

Sorak, sambutan, dan partisipasi aktif penonton yang turut bernyanyi maupun berinteraksi secara langsung dengan musisi di atas panggung mampu memberikan nuansa yang memperkaya keindahan musik itu sendiri. Pertunjukkan boleh usai beberapa waktu kemudian, namun musik yang dihasilkan dari interaksi penonton dan musisi di atas panggung akan terus bergaung lama. Pesan yang disampaikan akan terus bergetar merambat ke berbagai arah, “We are the music”.

Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2013 hari pertama dibuka oleh Mr. Sonjaya di Masima Stage pada pukul 16.45. Dilanjutkan dengan IMI Band (Java Jazz Stage), Ron King Big Band (D1 Telkomsel Simpati Hall) dan Rafly Wasaja (Kementeriaan Pariwisata & Ekonomi Kreatif Hall) yang tampil serentak mulai pukul 17.00.

Selanjutnya giliran Maliq & D’essential, Noon dan David Helbock menghibur penonton yang memadati A3 BNI Hall, Lawu Acoustic Hall dan C2 Brava Esquire Hall mulai pukul 17.15. Dilanjutkan dengan penampilan Matthew Sayersz (A1  Tebs Hall), Sarita Fraya (Citra Intirama Stage) dan Glen Dauna – Jimmy Hendrix Experience (Semeru Garuda Indonesia Hall).

Java Jazz 2013 -  Maliq & D'Essentials

Java Jazz 2013 – Maliq & D’Essentials

Mulai pukul 18.00, pengunjung dihibur oleh penampilan sejumlah musisi seperti Philomena Singers (Djarum Lounge), Atilia (B1 Hall MLD Spot), Fourplay (D2 Djarum Super Mild Hall). Dilanjutkan dengan penampilan dari The Soul Makers (Masima Stage), Roberta Gambarini (C1 PAC Hall), Raisa (A2 BNI Hall), Manna (First Media Stage), dan lain-lain.

Dwiki Dharmawan & String Quartet tidak ketinggalan menghibur pengunjung bertempat di Semeru Garuda Indonesia Hall mulai pukul 19.30, berbarengan dengan penampilan Clarke / Duke 4 (D1 Telkomsel Simpati Hall), Jimmy Cliff (A3 BNI Hall), Highnotes (Citra Intirama Stage) dan Jose James (A1 Tebs Stage).

Pengunjung pun harus pandai-pandai memilih pertunjukan mana yang akan mereka saksikan karena pada waktu hampir bersamaan ada sekitar  7 – 10 musisi tampil di panggung terpisah. NihDia.com dan banyak pengunjung lain pun harus rela melewatkan pertunjukan dari banyak musisi berhubung waktu tampil mereka yang berbarengan.

Selanjutnya pada pukul 20.45 Dinni Budiayu dan Jamaica Cafe menampilkan Tribute To Utha Likumahuwa bertempat di Djarum Lounge. Pada waktu yang bersamaan, Indra Lesmana LLW berkolaborasi dengan musisi peraih grammy award 2012 Maurice Brown menghibur peengunjung bertempat di A2 BNI Hall. Dilanjutkan dengan penampilan Calvin Jeremy (First Media Stage), Andien (B1 Hall MLD Spot), RAN (D1 Telkomsel Simpati Hall), Balance and The Traveling Sounds (A1 Tebs Hall), Lee Ritenour & Dave Grusin (A3 BNI Hall), Speakeasy (Masima Stage), Yannic Bovy with Ron King Quientet (C2 Brava Esquire Hall).

Sebagai spesial show di hari pertama, tampil penyanyi jazz & soul asal Inggris Joss Stone dengan warna musik, olah vokal dan aksi panggung yang memukau pengunjung D2 Djarum Super Mild Hall. Penyanyi wanita dengan nama lahir Jocelyn Eve Stoker ini tampil bersahaja dengan gaun motif bergaya pantai serta tanpa alas kaki. Kemampuan vokalnya yang prima serta kepiawaiannya berinteraksi dengan penonton membuat ribuan penggemarnya tidak beranjak dari tempat mereka masing-masing untuk menikmati 15 lagu yang dibawakan Joss Stone.

Java Jazz 2013 - Joss Stone

Java Jazz 2013 – Joss Stone

Sebagai penutup hari pertama Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2013, tampil Spyro-Gyra (A2 BNI Hall), B3 (Djarum Lounge), Suddenly September (Masima Stage), Shadu Rasjidi (Java Jazz Stage), Donny Suhendra Power Fusion Trio (B1 Hall MLD Spot), Khrisna Balagita (Lawu Acoustic Hall), Suave (First Media Stage) dan Maurice Brown (A3 BNI Hall).

Getar musik hari ke-2 Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2013 dimulai oleh musisi asal Meksiko, Diego Maroto, yang memulai pertunjukan di First Media Stage pada pukul 16.00. Disusul oleh Amboina (C2 Brava Esquire Hall) dan Merry Kasiman Project yang menghadirkan Aksan Sjuman & Riza Arshad (Semeru Garuda Indonesia Hall) pada pukul 16.15.

Lima belas menit kemudian, Asian Jazz All Stars Power Quartet yang beranggotakan bintang jazz dari beberapa negara Asia (Jeremy Monteiro, Eugene Pao, Tots Tolentino, Hong Chanutr Techatana-nan) menghibur pengunjung yang memadati Lawu Acoustic Hall. Sementara, vokalis wanita anggota New York Voices, Lauren Kinhan, juga menghibur penonton bertempat di Kementerian Perdagangan Hall. Pada saat yang sama, Indonesia Youth Regeneration Project (IYR) yang beranggota para musisi muda Indonesia dan HajarBleh Big Band menghibur penonton masing-masing di A1 Tebs Hall dan Masima Stage.

Pertunjukan musik pun berlanjut dan semakin semarak dengan penampilan berbagai musisi seperti Kaori Kobayashi, pemain saksofon mungil asal Jepang (C1 PAC Stage), grup Mellow Motif dari Thailand (B1 Djarum Mild Spot Hall), Bandanaira (Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif Outdoor Stage), BubuGiri (Java Jazz Stage) dan Clarke/Duke 4 (Stanley Clarke dan George Duke), juga hadir di hari kedua. Pada malam harinya bertempat di D2 Djarum Super Mild Stage digelar dua spesial show yang menghadirkan Basia pada pukul 19.30 dan Lisa Stansfield pada pukul 22.00.

Java Jazz 2013 - Lee Ritenour & Dave Grusin

Java Jazz 2013 – Lee Ritenour & Dave Grusin

Seperti halnya hari pertama, beberapa musisi kembali menghibur pengunjung di hari kedua penyelenggaraan Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival. Mereka adalah  Eldar Djangirov (Brava Esquire Hall), Lee Ritenour/Dave Grusin (BNI Stage A3), Jose James (PAC Stage), Miles Smiles (BNI Stage A2), Balance and the Traveling Sounds (Tebs Stage), The Soul Rebels (Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif Stage), Fourplay (Telkomsel / Simpati Stage).

Sedangkan pertunjukan lainnya yang tidak kalah menariknya adalah Earl Klugh (BNI Stage A2), Jazz Orchestra of the Concertgebouw (Telkomsel / Simpati Stage), BLP Tribute to Weather Report (First Media Outdoor Stage), Indro Hardjodikoro The Fingers (Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif Stage), Dewi Sandra (Mild Spot Hall), James Carter Organ Trio (Garuda Indonesia Stage), Marcus Miller (BNI Stage A3), ButterScotch (First Media Outdoor Stage), Multy Grammy Award Winner Chucho Valdes (Garuda Indonesia Stage), Monday Michiru (PAC Stage), Tompi (BNI Stage A2), Tulus (Kementerian Perdagangan Stage).

Ron King Big Band yang tidak asing lagi bagi pengunjung Java Jazz Festival, tampil dua kali. Pertama, mereka berkolaborasi dengan Yannick Bovy vokalis rupawan asal Belgia (Kementerian Perdagangan Stage) pada pukul 20.45. Kedua, Ron King Big Band berkolaborasi dengan New York Voices yang menghibur pengunjung Java Jazz Festival bertempat di Brava Esquire Hall pada pukul 21.15.

Di penghujung Jakarta International Java Jazz Festival hari kedua, tampil Roy Hargrove RH Factor (BNI Stage A3) yang menjadi inspirasi Barry Likumahuwa dalam merubah konsep musik yang dimainkannya. Dilanjutkan dengan Wouter Hamel (Tebs Stage), Dewa Budjana (Garuda Indonesia Stage), The Jongens (Acoustic Stage), dan Ginda with the Flowers (Java Jazz Stage).

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2013 dapat diakses melalui :

 

Galeri Foto Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2013

Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Joss Stone #1Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Joss Stone #2Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Joss Stone #3Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Joss Stone #4Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Joss Stone #5Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Joss Stone #6Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Joss Stone #7Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Lee Ritenour & Dave Grusin #1Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Lee Ritenour & Dave Grusin #2Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Lee Ritenour & Dave Grusin #3Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Maliq & D'Essentials #1Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Maliq & D'Essentials #2Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Miles Smiles #1Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Miles Smiles #2Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Miles Smiles #3Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Mourice Brown #1Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Mourice Brown #2Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Mourice Brown #3Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Mourice Brown #4Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Mourice Brown #5Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Noon #1Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Noon #2Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Noon #3Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Raisa #1Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Raisa #2Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Raisa #3Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Raisa #4Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Raisa #5Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Roberta Gambarini #1Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Roberta Gambarini #2Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Rong King Quintet & Yannick Bovy #1Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Rong King Quntet & Yannick Bovy #2Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Roy Hargrove QuientetDjarum Super Mild Java Jazz 2013 - Speakeasy #1Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Speakeasy #2Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Speakeasy #3Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Spyro Gyra #1Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Spyro Gyra #2Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - The Soul Rebels #1Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - The Soul Rebels #2Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - The Soul Rebels #3Java Jazz Festival 2013Java Jazz 2013 - Comment WallJava Jazz 2013 - Antrian Pengunjung Pertunjukan Dewi SandraJava Jazz 2013 - Entrance LineJava Jazz 2013 - Bass Improvisation Clinic By Indro HardjodikoroJava Jazz 2013 - InformationJava Jazz 2013 - Jazz Up The WorldJava Jazz 2013 - Invitation CounterJava Jazz 2013 - Jazz Up The WorldJava Jazz 2013 - JIEXPO Entrance GateJava Jazz 2013 - Media PartnersJava Jazz 2013 - Press ConferenceJava Jazz 2013 - Wall of FameDjarum Super Mild Java Jazz 2013 - Andien #1Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Andien #2Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Andien #3Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Andien #4Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Andien #5Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Andien #6Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Andien #7Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Balance and The Travelling SoundsDjarum Super Mild Java Jazz 2013 - Dwiki Dharmawan SBY Project #1Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Dwiki Dharmawan SBY Project #2Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Dwiki Dharmawan SBY Project #3Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Fourplay #1Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Fourplay #2Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Fourplay #3Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Fourplay #4Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Fourplay #5Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Friidom (Bale Jazz Community)Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - George Duke & Stanley Clarke #1Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - George Duke & Stanley Clarke #2Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - George Duke & Stanley Clarke #3Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Jimmy Cliff #1Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Jimmy Cliff #2Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Jimmy Cliff #3Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Jimmy Cliff #4Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Jimmy Cliff #5Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Jimmy Cliff #6Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Jimmy Cliff #7Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Jimmy Cliff #8Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Jimmy Cliff #9Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Jose James #1Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Jose James #2Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Jose James #3Djarum Super Mild Java Jazz 2013 - Jose James #4

Foto : Djarum Super Mild Java Jazz 2013, Didi S. – NihDia.com
Sumber : Java Jazz 2013, situs resmi, press-release Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2013

Didi Sutadi

Founder NihDia.com. Karir di bidang IT diawali sebagai programmer di sebuah perusahaan konsultan IT yang menggarap beberapa proyek bank pemerintah. Kemudian berlanjut sebagai senior IT di beberapa perusahaan manufacturing di Jakarta. Hobi dan ketertarikannya di bidang komputer dan programming, membuatnya tetap berkarya dengan mengembangkan beberapa permainan game komputer. Pada tahun 2002 & 2003 terpilih mewakili Indonesia pada ajang Asia Pacific ICT Awards untuk kategori "Entertainment Application". Sejak tahun 2007 merintis usaha di bidang IT & Multimedia, Web Development dan Graphic Communication.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*