Archinesia Bookgazine, Terobosan Baru Publikasi Berkala Arsitektur Indonesia

Archinesia Bookgazine

Archinesia Bookgazine, terobosan baru publikasi berkala arsitektur Indonesia terbitan Imaji Media Pustaka yang disuguhkan dalam format buku-majalah (bookgazine) dengan dwibahasa / bilingual (Indonesia - Inggris)

Nama Imelda Akmal (arsitek sekaligus master di bidang teori dan kritik arsitektur yang mendedikasikan diri sebagai penulis dan penyusun buku di bidang arsitektur dan interior) dan Sonny Sandjaya (fotografer profesional dengan spesialisasi arsitektur dan interior), telah dikenal luas di masyarakat dengan dedikasi dan kontribusi mereka di sektor industri kreatif,  lewat berbagai karya publikasi arsitektur dan interior yang kerap menjadi best seller, sumber inspirasi, sekaligus referensi utama bagi  praktisi / akademisi / pemerhati arsitektur dan desain interior di Indonesia.

Boleh dibilang, pasangan suami istri pemilik studio penulisan buku IAAW (Imelda Akmal Architectural Writer) dan penerbit buku-buku arsitektur dan interior dengan bendera Imaji Media Pustaka ini, merupakan salah satu contoh keberhasilan  insan kreatif Indonesia yang pandai mengawinkan arsitektur dan fotografi ke dalam sebuah karya publikasi dengan nilai estetika tinggi,  sekaligus jeli menangkap peluang kewirausahaan  di sektor industri kreatif penerbitannya.

Kolaborasi ciamik keduanya yang sama-sama mengawali karir sebagai editor / wartawan bidang arsitektur dan interior (Imelda Akmal) serta fotografer arsitektur / interior (Sonny Sandjaya) di salah satu majalah wanita terkemuka Indonesia, Femina,  serta bekal pendidikan  lanjutan yang mereka dapatkan di Australia dan Inggris, kelak menuntun mereka berdua meraih posisi terdepan sebagai duo penulis dan fotografer dengan reputasi teruji.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari perjalanan panjang penuh dedikasi, dan kecintaan mereka akan bidang pekerjaan masing-masing, khususnya yang berkaitan langsung dengan dunia arsitektur dan interior yang mereka publikasikan. Tentunya dengan sentuhan modern yang sarat dengan kreativitas, dengan tetap mengedepankan kearifan lokal dalam setiap karya publikasi yang dihasilkan, serta sikap profesional dan egaliter yang ditunjukkan keduanya dalam menjalin kemitraan dengan berbagai lembaga / komunitas untuk bersama memajukan dunia arsitektur dan interior di Indonesia.

Archinesia Bookgazine

Selain ditujukan bagi khalayak pembaca buku arsitektur dan interior lokal Indonesia, Imelda Akmal dan Sonny Sandjaya melalui Imaji Media Pustaka juga menyasar pasar pembaca di tingkat regional maupun internasional. Untuk mencapai tujuan tersebut, setiap karya publikasi arsitektur dan interior yang diterbitkan oleh Imaji Media Pustaka, seluruhnya disuguhkan dalam format dwibahasa / bilingual (Indonesia – Inggris).

Upaya tersebut patut diacungi jempol dan mendapat apresiasi tinggi, yang menunjukkan wujud kepedulian Imelda Akmal dan Sonny Sandjaya melalui Imaji Media Pustaka, untuk mengangkat dan mengenalkan berbagai publikasi arsitektur dan desain interior Indonesia kepada khalayak pembaca dengan wilayah yang lebih luas lagi, baik di  kawasan Asia maupun mancanegara.

Salah satu proyek terbaru Imaji Media Pustaka, Archinesia Bookgazine, baru saja diluncurkan pada akhir April 2012 lalu. Proyek tersebut adalah publikasi arsitektur dan interior berkala yang terbit 2 (dua) kali dalam setahun. Archinesia Bookgazine  merupakan terobosan baru dalam dunia penerbitan arsitektur dan interior di Indonesia. Disuguhkan dalam bentuk bookgazine (buku-majalah) dengan format dwibahasa / bilingual (Indonesia – Inggris), yang berisikan pembahasan suatu topik terpilih secara detail dan mendalam layaknya sebuah buku, namun diselaraskan dengan dinamika dan perkembangan terbaru yang bersifat up-to-date layaknya sebuah majalah.

Cover belakang Archinesia Bookgazine

Cover belakang Archinesia Bookgazine

Pada setiap penerbitannya, Archinesia Bookgazine akan memilih satu isu yang akan dibahas secara mendalam sebagai tema utama (cover story). Pembahasannya didasari oleh beragam metode riset, studi pustaka, wawancara, serta diskusi dari beragam sumber termasuk melibatkan arsitek, praktisi dan akademisi yang menguasai permasalahan tersebut.

Di sisi lain, Archinesia juga menyuguhkan beragam informasi terbaru seputar dunia arsitektur dan interior yang terangkum dalam berbagai rubrik tetap pada setiap edisinya yaitu : Upcoming Projects, Build Projects, International Projects, News, Critics, Share, Heritage, Architecture Conservation, List Of Galleries, Book Review, Upcoming Events, dan lain-lain.

Dalam pengantar Archinesia edisi perdana (volume 1) yang diluncurkan pada akhir April 2012 lalu, Imelda Akmal selaku Editor in Chief menjelaskan bahwa Archinesia Bookgazine adalah publikasi yang dirancang, ditulis, disusun dan diterbitkan untuk mengisi kekurangan publikasi arsitektur berkala di negeri ini.

“Saat ini ada kecenderungan ironis yang kami amati. Publikasi arsitektur dan interior di Indonesia semakin lama semakin menyerupai dengan  menyasar pada end user dan mengutamakan isu gaya hidup, tren dan style untuk sekedar mengisi kebutuhan hiburan visual. Padahal arsitek adalah sebuah profesi yang sangat kompleks, sama kompleksnya dengan arsitektur yang dihasilkan, sehingga publikasi gaya hidup bukan menjadi jawaban yang sesuai untuk bidang ini, ” ungkapnya.

Lebih lanjut Imelda Akmal menjelaskan, sebagai influencer, arsitek harus terus berada di garda depan dan diharapkan sangat paham akan isu-isu rancangan terkini. Lebih dari itu, arsitek juga dituntut untuk bisa mendapatkan solusi desain yang tanggap akan segala permasalahan dari mulai konteks lingkungan, alam, budaya, sosial, ekonomi hingga teknologi mutakhir. Sekaligus arsitek juga hendaknya mampu mengembangkan pengetahuan teori dan filosofi demi terciptanya desain arsitektur yang bernas, berkualitas, sekaligus bisa bercerita.

“Archinesia Bookgazine sengaja diterbitkan untuk menjadi publikasi yang sesuai dibaca oleh arsitek profesional, pemerhati arsitektur, akademisi, dan praktisi profesi yang terkait dengan arsitektur, lingkungan binaan, bangunan serta konstruksi di Indonesia dan Asia, ” imbuhnya, masih dari pengantar Archinesia edisi perdana.

Pada Archinesia Bookgazine edisi perdana, tema besar yang dipilih adalah “Architectural Award, Competition and Exhibition” yang disuguhkan secara komprehensif dan dapat dijadikan referensi bagi arsitek. Selain tema utama, Archinesia juga mengulas karya-karya terbangun hasil rancangan arsitek papan ternama seperti DCM, Antony Liu, Andra Matin dan lainnya. Proyek-proyek internasional juga diulas seperti 21_21 Design Sight karya Tada Ando, dan Hoki Museum karya Nikken Sekkei. Selain itu juga dihadirkan belasan upcoming projects yang sekilas memperlihatkan wajah arsitektur Indonesia ke depan.

Archinesia Bookgazine & Majalah CHIP Indonesia

Archinesia Bookgazine (buku-majalah arsitektur dan interior terbitan Imaji Media Pustaka) dan CHIP Indonesia (majalah komputer terbitan Kompas Gramedia Grup). Keduanya mewakili publikasi berkala yang menjadi sumber referensi utama bagi khalayak pembacanya masing-masing

Archinesia Bookgazine edisi perdana dirilis dalam bentuk hard cover dengan 208 halaman (ukuran 30 x 24 cm), memuat sekitar 160 foto arsitektur (110 foto diantaranya adalah hasil bidikan fotografer Sonny Sandjaya), 35  gambar arsitektur render 3D (upcoming projects dan pemenang berbagai  kompetisi arsitektur di Indonesia), serta 50 potongan gambar, denah maupun site / floor plan. Keseluruhan disuguhkan dengan komposisi yang memukau dan inspiratif, disertai ulasan khas Imelda Akmal dan beberapa kontributor Archinesia lainnya.

Cover story Archinesia Bookgazine edisi perdana dengan tema ” Penghargaan, Sayembara, Dan Pameran Arsitektur ” membuka cakrawala pembacanya untuk lebih memahami dan mengapresiasi berbagai penghargaan, sayembara maupun pameran arsitektur di Indonesia yang kebanyakan masih dimotori oleh para insan kreatif di bidang arsitektur sendiri. Berbagai peran, manfaat, prestasi maupun  kendala dalam kegiatan penghargaan, sayembara dan pameran arsitektur yang ada di Indonesia saat ini, dikupas secara mendalam dalam Archinesia volume 1 ini.

Tidak tangung-tangung, Archinesia Bookgazine pun mempersiapkan secara khusus dalam menggarap tema besar ini dengan mengadakan round table discussion bekerjasama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta dan IAI Nasional yang berlangsung pada tanggal 13 September 2011 lalu. Diskusi tersebut menghadirkan berbagai pakar di bidangnya seperti : Adi Purnomo, Ario Danar Andito (Parametr), Ary Indra (Aboday), Ridwan Kamil (Urbane), Endy Subijono (Ketua IAI Nasional), Realrich Sjarief, Her Pramtama (Ketua IAI Jakarta), Danny Wicaksono, Deddy Wahyudi, dengan moderator Achmad Tardiyana (Dosen Arsitektur ITB dan praktisi arsitek Urbane) dan Imelda Akmal.

Pendapat para pakar dari round table discussion maupun berbagai tulisan dan liputan khusus seputar kegiatan sayembara, kompetisi dan pameran arsitektur yang dimuat pada Archinesia Bookgazine edisi perdana, sungguh mengugah dan menginspirasi siapa pun yang terjun di sektor kreatif, terutama dalam menyikapi berbagai kegiatan sayembara, kompetisi maupun pameran yang berkaitan dengan bidang pekerjaan masing-masing.

Archinesia Bookgazine edisi perdana, dibanderol dengan harga 199 ribu rupiah. Harga tersebut terbilang mahal, namun sepadan dengan manfaat yang didapat dari sebuah publikasi berkala arsitektur yang terbit dua kali dalam setahun dengan kekayaan isi yang jarang ditemukan pada publikasi berkala arsitektur lainnya. Selain itu, kekuatan tulisan dan liputan cover story pada setiap edisi, serta berbagai rubrik arsitektur dan interior yang menyuguhkan informasi terkini, mendudukan Archinesia Bookgazine sebagai salah satu publikasi penting yang sangat direkomendasikan untuk dibaca oleh para praktisi / akademisi dan pemerhati arsitektur dan interior Indonesia maupun mancanegara.

Archinesia Bookgazine Volume 2

Menurut Sonny Sandjaya, Archinesia Bookgazine volume 2 akan dirilis sekitar bulan Oktober 2012. ” Tema utama yang akan diangkat sebagai cover story pada Archinesia Bookgazine volume 2, sudah disiapkan. Tentu saja dengan materi, tulisan dan liputan yang tidak kalah menarik dibanding cover story pada Archinesia Bookgazine volume 1. Untuk  saat ini seluruhnya dalam proses penggarapan, ” jelas Sonny Sandjaya.

“Untuk tema yang akan diangkat sebagai cover story, nanti pada waktunya akan kami informasikan, ” pungkas fotografer sekaligus wirausahawan yang kini mempekerjakan banyak karyawan di perusahaan penerbitan yang dimilikinya bersama sang istri, Imelda Akmal.

Archinesia Bookgazine dapat diperoleh di berbagai toko buku terkemuka di kota Anda. Apabila ingin memesan langsung atau berlangganan dengan diskon menarik, silahkan menghubungi :

PT. Imaji Media Pustaka
Ruko Dharmawangsa 30
Jalan Dharmawangsa VI
Jakarta 12160
Telp : +62 (021) 7278 0573

 

Galeri Foto Archinesia Bookgazine Volume 1

Archinesia BookgazineCover belakang Archinesia BookgazineArchinesia Bookgazine & Majalah CHIP IndonesiaUpcoming ProjectsPotato Head Beach Club, BaliPotato Head Beach Club BaliPotato Head Beach Club BaliRanch Building JakartaUI Central Library DepokWest One CityAmetis Villa BaliAmetis Villa, BaliHouse 100 JakartaIAI Awards 2011

Didi Sutadi

Founder NihDia.com. Karir di bidang IT diawali sebagai programmer di sebuah perusahaan konsultan IT yang menggarap beberapa proyek bank pemerintah. Kemudian berlanjut sebagai senior IT di beberapa perusahaan manufacturing di Jakarta. Hobi dan ketertarikannya di bidang komputer dan programming, membuatnya tetap berkarya dengan mengembangkan beberapa permainan game komputer. Pada tahun 2002 & 2003 terpilih mewakili Indonesia pada ajang Asia Pacific ICT Awards untuk kategori “Entertainment Application”. Sejak tahun 2007 merintis usaha di bidang IT & Multimedia, Web Development dan Graphic Communication.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*