Desainer Senior Mardiana Ika, Rangkul UKM Indonesia Ke Ajang Fashion Access 2012 Hong Kong

 

Presentasi label internasional IKA BUTONI dengan Founder / Chief Designer Mardiana Ika di ajang APLF Fashion Access 2012 Hong Kong

Maret hingga April 2012 ini merupakan bulan-bulan yang cukup menyibukkan bagi seorang Mardiana Ika. Pasalnya, desainer senior pemilik label internasional IKA BUTONI yang berbasis di Hongkong sejak tahun 1983 ini, mempunyai beberapa agenda besar yang kesemuanya memerlukan perhatiannya secara penuh. Padahal Ika, yang menjabat Senior Executive Commitee dari Hong Kong Designers Association ini, baru saja mengikuti beberapa event fesyen internasional seperti Hong Kong Fashion Week (Juli 2011), Paris TexWorld (September 2011), Hong kong Fashion Access (September 2011), dan Indonesia Fashion Week (Februari 2012).

Dimulai dari  persiapannya dalam mengikuti Asia Pacific Leather Fair Ltd (APLF) Fashion Access, pameran garmen dan aksesoris berbahan kulit terbesar di Asia Pasifik yang berlangsung di Hong Kong Convention & Exhibition Center (28 – 30 Maret 2012). Fashion Access ini diikuti oleh berbagai negara seperti Australia, Bangladesh, Kanada, Cina, Perancis, Hong Kong, India, Indonesia, Italy,  Jepang, Korea, Macau,  Malaysia, Mexico, Pakistan, Philipina, Spanyol, Taiwan, Thailand, Inggris dan Amerika Serikat.

Presentasi IKA BUTONI pada segmen Dress Up di ajang APLF Fashion Access 2012 Hong Kong

Presentasi IKA BUTONI

Pada penyelenggaraan Fashion Access 6 bulan lalu (September 2011), Ika berhasil meraih Best of APLF Awards 2011 untuk kategori “Best Leather Garment Collection”.  Khusus untuk Fashion Access Maret 2012 ini, Ika pun mempersiapkan secara matang rancangan teranyar kreasinya untuk  semakin mengokohkan posisinya di mata buyers dan pemerhati fesyen internasional setelah sukses yang diraihnya tahun lalu.

Di tengah kesibukannya mengikuti Fashion Access 2012, Ika  sempat mengirimkan beberapa foto presentasi IKA BUTONI pada ajang eksibisi bergengsi ini yang diterima NihDia.com melalui email. Foto-foto tersebut memperlihatkan rancangan teranyar kreasi Ika yang ditampilkan dalam segmen Dress-Up Fashion Access 2012 Hong Kong.

Presentasi IKA BUTONI menghadirkan koleksi busana berkualitas tinggi yang merupakan perpaduan inovatif bahan kulit dan kain dengan teknik pengerjaan yang sangat baik

Koleksi IKA BUTONI hasil rancangan desainer senior asal Indonesia Mardiana Ika, banyak diminati pengunjung APLF Fashion Access 2012 Hong Kong

Agenda lainnya adalah perjuangannya untuk memperoleh booth / stan APLF Fashion Access  bagi UKM asal Bali yang tergabung dalam Bali Export Development Organization (BEDO), sebuah organisasi nirlaba yang dibentuk Ika dan seorang koleganya Christian Fritz. Berkat usahanya yang gigih, akhirnya Ika pun berhasil memperoleh booth / stan  untuk membantu UKM Indonesia melalui BEDO hadir di ajang Fashion Access ini.

” Semaya Silver, tahun ini ikut serta untuk pertama kalinya, sedangkan Maharani Silver dan MadCow Handbag ikut serta untuk kedua kalinya setelah 6 bulan lalu di event yang sama mereka berhasil  menjemput order, ” ungkap Ika.

Lebih lanjut Ika menjelaskan bahwa keikutsertaan pengrajin dan UKM Indonesia di ajang pameran internasional semacam Fashion Access, adalah upaya untuk memberi kesempatan kepada mereka agar dapat mulai belajar mengeskpor karya-karyanya. Menurut pengalamannya selama ini, banyak buyers internasional yang tertarik untuk membeli  setelah melihat secara langsung produk yang dipamerkan.

“Saya doakan mereka mendapatkan order yang akan memacu mereka semua kembali ke ajang ekspor selanjutnya, ” tambah Ika.

Beberapa pengrajin / UKM sektor kreatif asal Bali (Semaya Silver, Maharani Silver, MadCow Handbag) yang tergabung dalam Bali Export Development Organization (BEDO) hadir di APLF Fashion Access 2012 Hong Kong (28 - 30 Maret 2012).

BEDO sejak awal memfokuskan diri pada pengembangan pengrajin dan UKM sektor kreatif di Bali dan juga berbagai daerah lainnya di Indonesia untuk dapat menyasar pasar ekspor, melalui peningkatan kualitas desain dan produk, keberlangsungan usaha,  program pelatihan, serta keikutsertaan dalam berbagai trade show (pameran dagang) baik nasional maupun internasional.

BEDO sendiri merupakan wujud kepedulian dan kecintaan Mardiana Ika terhadap perkembangan industri kreatif fesyen di tanah airnya.  Selama ini kekayaan seni dan budaya khas Indonesia yang terpancar dari beragam produk kreatif buah tangan para pengrajin / UKM dari seluruh daerah di Indonesia, banyak memberi inspirasi dalam perjalanan kreatif karya-karya Ika di dunia fesyen internasional.

Kiprah Ika sebagai penggagas bagi kemajuan industri mode di tanah air  tercermin dari  inisiatifnya menyelenggarakan Bali Fashion Week (2000 -2008) melalui bendera Moda Bali Foundation yang didirikannya. BFW kelak menjadi cikal bakal pendorong lahirnya fashion week di berbagai kota besar di Indonesia dan juga Indonesia Fashion Week (IFW) yang baru saja di gelar pada bulan Februari 2012 di Jakarta Convention Center.

Mardiana Ika pemilik label internasional IKA BUTONI yang berbasis di Hongkong sejak tahun 1983. Kreasinya lebih banyak menyasar pasar ekspor ke berbagai penjuru dunia

Namun ada satu agenda lagi yang merupakan hal baru dan menantang bagi Ika, sekaligus babakan baru bagi kiprahnya di dunia mode internasional. Bila selama ini produk Ika lebih menyasar pasar ekspor ke berbagai penjuru dunia melalui kerjasamanya dengan jaringan butik dan outlet internasional, maka pada bulan April 2012 ini sebuah proyek baru tengah dipersiapkannya, yaitu pembukaan butik pertama Ika (IKA SHOP) yang akan berlokasi di Mira Hotel Tsim Sha Tsui Kowloon Hong Kong.

Melalui jaringan IKA SHOP diharapkan semakin banyak karya dan kreasi terbaik Ika mengalir ke seluruh penjuru dunia. Kerjasama Ika yang merangkul berbagai pengrajin / UKM Indonesia dalam berbagai koleksi karyanya di panggung mode dunia seperti halnya Tegep Boots & Accessories (Bandung Jawa Barat) dan lainnya, sungguh merupakan kontribusi besar bagi kemajuan industri kreatif fesyen di tanah air.

Semoga doa yang dititipkan kedua orang tuanya dalam nama yang kini menjadi bagian dari label bisnisnya, semakin menguatkan langkah wanita yang luar biasa ini untuk terus berkreasi dan berinovasi memadukan beragam kekayaan seni dan budaya Indonesia maupun dunia dalam karya-karya terbaiknya.

 

IKA BUTONI

BALI
Jl.Raya Kerobokan #72
Banjar Taman, Kuta – Bali 80361
Telp. +62 361 738 617
email: mardi@ikabutoni.com
web : www.ikabutoni.com

HONG KONG
Miramar Shopping Arcade,
Hotel Tower #201,
118-130 Nathan Road,
Tsim Sha Tsui, Kowloon
Telp. +852 2724 1818
email: mardi@ikabutoni.com
web : www.ikabutoni.com

 


Foto : Ika Butoni – APLF Fashion Access 2012
Sumber : Mardiana Ika, APLF Fashion Access 2012, Ika Butoni

Tulisan Lainnya :

Didi Sutadi

Founder NihDia.com. Karir di bidang IT diawali sebagai programmer di sebuah perusahaan konsultan IT yang menggarap beberapa proyek bank pemerintah. Kemudian berlanjut sebagai senior IT di beberapa perusahaan manufacturing di Jakarta. Hobi dan ketertarikannya di bidang komputer dan programming, membuatnya tetap berkarya dengan mengembangkan beberapa permainan game komputer. Pada tahun 2002 & 2003 terpilih mewakili Indonesia pada ajang Asia Pacific ICT Awards untuk kategori "Entertainment Application". Sejak tahun 2007 merintis usaha di bidang IT & Multimedia, Web Development dan Graphic Communication.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*