Indonesia Fashion Week (IFW) 2012, Agendakan Indonesia Pusat Mode Dunia Di Tahun 2025

Pengunjung Indonesia Fashion Week (IFW) 2012 disambut oleh instalasi fesyen bertajuk "House of Tomorrow" yang merupakan kolaborasi empat desainer muda Indonesia : Alvin Tjitrowiryo, Ardistia Dwiasri, Auguste Soesastro dan Stella Rissa

Indonesia Fashion Week (IFW) 2012 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center pada tanggal 23-26 Februari 2012 oleh Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) bekerjasama dengan PT Aktivasi Communication Terpadu (Kompas Gramedia Group), merupakan babakan baru dan saksi sejarah kebangkitan industri fesyen Indonesia dengan misi besar menjadikan Indonesia sebagai  pusat mode di asia (2015) maupun dunia (2025).

IFW sebagai pekan mode yang menjadi agenda tahunan bangsa, berhasil merangkul berbagai elemen dalam mata rantai industri fesyen Indonesia (pengrajin, desainer, brand, UKM, swasta, koperasi, komunitas, peritel, media, pemerintah, pembeli) dengan 4 pilar  utama yaitu fashion show, trade show, kompetisi dan seminar (workshop) serta memaknai rumusan 3C yaitu Creative + Collaboration + Commerce, yang mendidik para pelaku fesyen untuk fokus kepada standar kualitas yang kompetitif di samping memperhatikan nilai seni.

Konferensi Pers menampilkan perwakilan dari sponsor yang turut mendukung IFW 2012

Agenda besar IFW untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat mode Asia di tahun 2015 dan selanjutnya pusat mode dunia di tahun 2025 tentu saja mutlak membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah melalui beberapa Kementerian dan Menteri Negara Republik Indonesia yang membuka lebar jalan bagi insan mode Indonesia untuk menembus pasar global.

IFW 2012 dibuka secara resmi pada tanggal 23 Februari 2012 bertempat di Assembly Hall Jakarta Convention Center oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa, didampingi Menteri Perindustrian M.S .Hidayat, Menteri Perdagangan Gita Wiryawan, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sjarifuddin Hassan, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar, dan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Linda Amalia Sari Gumelar.

Fashion week (pekan mode) seperti dikutip dari ensiklopedia bebas Wikipedia, merupakan kegiatan di sektor industri kreatif fesyen (berlangsung sekitar satu minggu) yang memberi kesempatan seluasnya kepada desainer, rumah mode, produsen / brand fesyen untuk menampilkan koleksi terbaru mereka dalam bentuk fashion show  sehingga pembeli dan media mengetahui trend fesyen terbaru yang sedang berlangsung. Fashion week yang menonjol dan menjadi barometer trend fesyen dunia diadakan oleh empat ibukota fesyen dunia yaitu New York, London, Milan dan Paris.  Beberapa fashion week terkemuka lainnya diadakan di kota-kota seperti Jakarta, Berlin, Seoul, Tokyo, Sao Paulo, Los Angeles, Hong Kong, Buenos Aires, Singapura, Toronto, Madrid dan lain-lain.

Mardiana Ika pemilik brand internasional IKA BUTONI yang bermarkas di Hongkong dan Bali. Kreasinya lebih banyak menyasar pasar ekspor ke berbagai penjuru dunia. Salah satu pelanggannya adalah artis ternama Madonna. Pada IFW 2012, Mardiana Ika diundang secara khusus sebagai salah satu contoh keberhasilan desainer Indonesia meraih pasar global.

 Masyarakat Indonesia sendiri telah akrab dengan perkembangan industri fesyen dunia. Bahkan, bagi pelaku industri fesyen dunia, Indonesia merupakan pasar yang potensial dengan 237 juta penduduk, serta pertumbuhan kelas menengah yang pesat dari waktu ke waktu. Bank Dunia mencatat bahwa Indonesia melahirkan tujuh juta kelas menengah setiap tahunnya, dengan indikator belanja antara USD $2 hingga US$20  per hari. Dengan pengertian tersebut, Indonesia merupakan konsumen menjanjikan bagi industri fesyen.

Indonesia Fashion Week 2012 bertujuan mengadakan perdagangan fesyen internasional yang melibatkan UKM dan desainer terkemuka secara bersamaan, demi memperkuat perekonomian Indonesia dari segi fesyen. Menurut catatan Kementerian Perdagangan, industri fesyen Indonesia berperan sebesar rata-rata 5,9% terhadap pembentukan PDB atau sebesar Rp. 71,9 trilliun. Industri ini menyerap tenaga kerja sebesar 4 juta orang, serta menyumbang devisa sebesar Rp. 50,3 trilliun. Hal ini sesuai dengan pernyataan Menteri Perdagangan M.S. Hidayat, “IFW telah menyatukan semua elemen pendukung industri fesyen. Diharapkan hal ini diikuti oleh sektor industri kreatif lain untuk mencapai pertumbuhan industri kreatif sebesar 9%-11% atau senilai Rp.537,8 trilliun di tahun 2025.

Dalam tahun pertama pelaksanaannya, IFW melibatkan 400 brand, 200 desainer, dengan target pengunjung 30.000 orang dalam 4 hari. Beberapa namayang ikut terlibat diantaranya Mardiana Ika, Ali Charisma, Anne Avantie, Gea Panggabean, Carmanita, Musa Widyatmodjo, Deden Siswanto, Era Soekamto, Barli Asmara, Ardistia, Stella Risa, Oka Diputa, Lenny Agustin, Espen Salberg, Sofie dan lain-lain.

Ketua Pelaksana Indonesia Fashion Week 2012 Amy Wirabudi

Ketua Pelaksana IFW 2012 Amy Wirabudi saat ditemui NihDia.com di hari pertama IFW 2012 menjelaskan bahwa perhelatan Indonesia Fashion Week merupakan hasil kerja kreatif dan kolaborasi  berbagai elemen pendukung industri fesyen di tanah air. “Cukup banyak pelaku industri kreatif fesyen berkumpul di ajang IFW 2012 ini, bersama dengan kementerian terkait, UKM, komunitas dan media. Harapan kita bersama bahwa IFW 2012 ini dapat diterima dan mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat untuk mencintai, membeli dan menggunakan produk fesyen Indonesia,” ungkap Amy Wirabudi yang dalam kesehariannya adalah pemimpin redaksi majalah InStyle Indonesia dan penulis buku-buku fesyen.

Lebih lanjut Amy Wirabudi menjelaskan, IFW 2012 mengangkat tema ColorFul Indonesia dalam perspektif fesyen menuju nation branding.” Sebenarnya Indonesia memiliki keistimewaan yang natural pada aspek mode dengan berbagai perbedaan kebudayaan. Dengan mempromosikan keindahan, IFW 2012 mempersiapkan Indonesia sebagai tujuan fesyen baru yang menawarkan produk yang unik dan luar biasa. Lagipula banyak desainer lokal yang berbakat namun belum mendapat kesempatan menunjukan diri.  Indonesia Fashion Week 2012 ingin memfasilitasi UKM untuk menunjukkan kemampuan mereka dan belajar untuk berbisnis pada skala nasional dan internasional,” jelas Amy.

Dewi Sandra sebagai salah satu Duta IFW 2012 memberi penjelasan kepada media. Duta IFW 2012 lainnya adalah model cantik dengan multi talenta Mesty Ariotedjo.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Indonesia Fashion Week 2012 dapat diakses melalui :

 


Foto : Dokumentasi NihDia.com
Video : Catherine Soepadhi (http://abowlofcathsoep.blogspot.com/)
Sumber : Situs Resmi & Siaran Pers Indonesia Fashion Week 2012

Didi Sutadi

Founder NihDia.com. Karir di bidang IT diawali sebagai programmer di sebuah perusahaan konsultan IT yang menggarap beberapa proyek bank pemerintah. Kemudian berlanjut sebagai senior IT di beberapa perusahaan manufacturing di Jakarta. Hobi dan ketertarikannya di bidang komputer dan programming, membuatnya tetap berkarya dengan mengembangkan beberapa permainan game komputer. Pada tahun 2002 & 2003 terpilih mewakili Indonesia pada ajang Asia Pacific ICT Awards untuk kategori "Entertainment Application". Sejak tahun 2007 merintis usaha di bidang IT & Multimedia, Web Development dan Graphic Communication.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*