BETA CINTA INDONESIA, Dibanjiri Penggemar Seni Pertunjukan

Penggemar dan pencinta seni pertunjukan bernafaskan budaya khas Indonesia, di depan pintu masuk pergelaran BETA CINTA INDONESIA karya Guruh Sukarno Putra di Teater Jakarta - Taman Ismail Marzuki (21/10)

Pergelaran BETA CINTA INDONESIA persembahan Kinarya GSP dan Djarum Apresiasi Budaya (Djarum Foundation) yang menampilkan petikan karya terbaik Guruh Sukarno Putra selama 4 dekade berjuang di dunia seni dan budaya, dibanjiri penggemar seni pertunjukan dalam tiga hari penyelengaraannya.

Pergelaran yang berlangsung sejak tanggal 21 hingga 23 Oktober 2011 di Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki (TIM) ini,  memang sudah banyak ditunggu penggemar dan pencinta karya cipta Guruh yang  datang dari berbagai kalangan dan usia. Seniman, budayawan, selebriti, profesional, pendidik, pelajar / mahasiswa, tampak hadir berbaur dengan masyarakat Jakarta untuk  menyaksikan pergelaran seni dalam bingkai musik dan tari yang digarap secara modern dan kolosal. Pergelaran semacam ini memang sudah menjadi ciri khas Guruh sejak tahun 1979.

Semarak pergelaran BETA CINTA INDONESIA terasa sejak memasuki area TIM.  Deretan spanduk pergelaran yang ditata secara apik dan massal, seakan menyambut mereka yang akan menyaksikan pergelaran bernafaskan seni dan budaya bangsa Indonesia ini. Tampak sekali Kinarya GSP dan Djarum Apresiasi Budaya telah mempersiapkan pergelaran menandai 4 dekade mahakarya  Guruh dengan sangat baik dan matang.

BETA CINTA INDONESIA yang digelar selama 3 hari dengan total 5 kali pertunjukan, hampir tidak menyisakan tiket bagi mereka yang akan membeli langsung di ticket box Teater Jakarta saat pergelaran. “Sebagian besar tiket dan tempat duduk untuk pergelaran BETA CINTA INDONESIA telah dipesan dan terjual jauh hari sebelumnya. Bahkan khusus untuk pertunjukan II pada hari Sabtu 22 Oktober 2011,  seluruh tiket dan tempat duduk  habis (sold out), ” jelas Rian dari TiketNonton.com yang ditunjuk sebagai pengelola ticketing dan seat arrangment pada pergelaran ini.

Beruntung, masih ada beberapa tiket dan tempat duduk yang ditawarkan melalui ticket box pada saat pergelaran. Jumlahnya  sangat terbatas. Tentu saja pembelinya harus merogoh kocek lebih dalam, karena sisa tiket yang tersedia sebagian besar untuk posisi tempat duduk di kelas Gold ke atas dengan harga Rp. 800 Ribu hingga Rp. 1,5 Juta.

Tim TiketNonton.com sedang melayani pembelian tiket sekaligus pengaturan tempat duduk melalui ticket box di Teater Jakarta

NihDia.com mencatat banyak generasi muda usia sekolah, baik pelajar maupun mahasiswa, turut hadir menyaksikan pergelaran ini, didampingi orangtua masing-masing yang rata-rata memang penggemar dan peminat karya cipta Guruh sejak mereka masih muda dulu.

Bambang, alumni angkatan ’83  SMA 1 Budi Utomo Jakarta, memboyong istri dan kedua anaknya yang masih duduk di bangku SMP dan SMA. “Kami telah memesan tiket beberapa hari sebelum pertunjukkan. Informasi pergelaran ini sendiri kami ketahui melalui berbagai media dan surat kabar,” jelas pria yang saat ini mengajar sebagai Dosen di Universitas Trisakti Jakarta ini.

“Sebelumnya kami sekeluarga memang sering menyaksikan pementasan seni dan budaya Indonesia secara bersama-sama. Pergelaran karya cipta Guruh ini tentu saja tidak kami lewatkan,” tambah Bambang dan keluarga yang berdomisili di Lebak Bulus Jakarta Selatan. Kebetulan anak-anak keluarga Bambang juga menyukai dan belajar seni dan musik.

Ihzar, wirausahawan muda yang berdomisili di Jakarta Timur,  juga memboyong istri dan kedua anaknya yang duduk di bangku SMP. “Kami semua puas. Pertunjukan BETA CINTA INDONESIA secara keseluruhan sangat bagus dan luar biasa,” tutur Ihzar kepada NihDia.com usai pergelaran.

Yessi Haryanda dari Kinarya GSP, Produser pergelaran BETA CINTA INDONESIA, bersiap memberikan informasi kepada awak media salah satu stasiun televisi

Yessi Haryanda (Kinarya GSP) selaku Produser pergelaran BETA CINTA INDONESIA menuturkan, “Dengan banyaknya generasi muda yang turut menyaksikan pergelaran BETA CINTA INDONESIA ini, tentunya sangat menggembirakan  dan sesuai dengan harapan dari Mas Guruh, Kinarya GSP maupun Djarum Foundation bahwa pergelaran ini bukan saja menghibur namun juga memberi motivasi bagi anak-anak bangsa.

Sementara Renitasari, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation mengungkapkan kegembiraannya  atas sukses yang diraih pergelaran BETA CINTA INDONESIA merangkul penggemar seni pertunjukan dari berbagai kalangan dan usia, seperti yang dikutip dari akun Twitter miliknya, “Asyik, Masyarakat Jakarta kini mulai menyukai seni pertunjukan budaya Indonesia”.

Kita semua mengetahui kepiawaian Guruh Sukarno Putra dalam memberikan suguhan seni pertunjukan modern, tanpa pernah sekalipun meninggalkan seni budaya bernafaskan Indonesia yang menghibur, mendidik, mencerdaskan, sekaligus menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi anak bangsa.  Pergelaran BETA CINTA INDONESIA yang baru saja sukses digelar, semakin menguatkan hal tersebut dan kembali menorehkan sejarah dalam perjalanan seni dan budaya Indonesia.

 


Sumber: Pergelaran / Twitter BETA CINTA INDONESIA

Baca tulisan lainnya :

Didi Sutadi

Founder NihDia.com. Karir di bidang IT diawali sebagai programmer di sebuah perusahaan konsultan IT yang menggarap beberapa proyek bank pemerintah. Kemudian berlanjut sebagai senior IT di beberapa perusahaan manufacturing di Jakarta. Hobi dan ketertarikannya di bidang komputer dan programming, membuatnya tetap berkarya dengan mengembangkan beberapa permainan game komputer. Pada tahun 2002 & 2003 terpilih mewakili Indonesia pada ajang Asia Pacific ICT Awards untuk kategori "Entertainment Application". Sejak tahun 2007 merintis usaha di bidang IT & Multimedia, Web Development dan Graphic Communication.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*